Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Kamis, 25 Agustus 2011

Semrawutnya Jam Pulang Karyawan

Jam kerja buruh empat perusahaan garmen yang berlokasi di Desa Benda Kecamatan Cicurug masih menyisakan masalah. Kemacetan yang disebabkan jam keluar karyawan di kawasan itu terus menerus menjadi masalah serius. Terlebih di bulan ramadan kali ini, ribuan karyawan yang dipulangkan serentak tepat sebelum magrib, terpaksa berbuka di jalan. Demikian tulis radar sukabumi.
Yang nampak dari pantauan radar, ada empat perusahaan garmen yang kerap kali memulangkan karyawan serempak sekitar sepuluh menit ke waktu berbuka puasa. Kendati ada luang waktu yang diberikan, namun padatnya arus lalulintas dan banyaknya karyawan yang bercampur dengan deretan kendaraan umum serta angkot menjadi biang kemacetan tersebut.
Terpaksa saat waktu berbuka tiba, ratusan orang harus berbuka ditengah jalan. Setelah itu kemacetan tidak langsung terurai kendaraan semakain mengular panjang, sekitar satu atau dua jam dengan sendirinya kendaraan dapat terurai. Pengguna jalan yang kerap kali melintas di jalur dan pada jam tersebut sudah terbiasa dengan kondisi tersebut hanya mengeluh. “Kalau bisa jam keluar karyawan itu dibedakan satu jam, apalagi pada bulan puasa seperti ini. Kasihan para karyawan dan pengguna jalan harus berbuka ditengah jalan sambil terjebak kemacetan,” ungkap Herdiana salah seorang pengguna jalan.
“Jalan itu cuma segini-gini saja, namun yang menggunakanya setiap hari bertambah. Solusinya diatur diantaranya memberikan bekal lebih kepada para satpam supaya dapat tegas mengatur lalulintas,” lanjutnya.
Beberapa kendaraan mencoba memutar arah dan mencari jalan alternatif memutar melewati jalan Benteng yang rusak. Malah pengendara sepeda motor nekad menghindari kemacetan dengan melintas di jalur rel kereta api. “Kalau tidak begini bisa kejebak macet sampai malam,” timpal Wawan Ardinsyah seorang karyawan.
Saat dikonfirmasi mengenai jam keluar karyawan, salah seorang perwakilan dari perusahaan garment sekitar mengatakan bahwa perusahaan sudah memberikan jam keluar dari pukul 17.00 WIB secara bertahap hingga pukul 17.45 WIB. Pembagian waktu tersebut dianggap sudah ideal dan jalan mengurai kepadatan arus lalulintas.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial