Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Rabu, 15 Agustus 2012

Segala Lupa

Sahabat semua, sambil kita menanti buka ada baiknya kita bercerita lucu sambil ngabuburit. Mudah-mudahan cerita ini akan menjadikan sahabat gembira dikala duka dan sedih. Irwan pada cerita kali ini mau mencoba berita tentang orang yang segala lupa.
Banyak perbedaan-perbedaa atas kelakuan orang yang ada di daerah Cigorewak, dari kemarin, mang manta kaya orang yang gila, karena ketika magrib malah mengajak sahur ke istrinya, demikian juga ketika sahur mengajak berbuka, yang akhirnya shalat terawih jadi pada waktu subuh, jadinya dibuat bingung.
"Biarin aja kalau kalian udah ga mau lagi terawihan, biar saya saja terawihan sendiri di rumah" kata mang manta sesudahnya shalat subuh di masjid, jalan setengah lari dengan muka yang kesal, ketika mau pakai sandal, malah santal ustad dipakai, lalu masuk kerumah mang arnasim, jelas-jelas istri mang arnasim kaget.
"Mau ada perlu apa, mang" ucapnya sambil mundur. Sedangkan mang arnasim sendiri sudah tidur setelah makan sahur tadi.
"kenapa kamu ni, kaya bukan ke suami saja" jawab mang manta sambil membuka peci lalu digantungkan di paku, sehingga membuat istri mang arnasim dibuat bingung.
Akhirnya, istri mang arnasim lari keluyar sambil teriak-teriak. lalu masuk kerumahnya mang manta, maksudnya mau memberitahukan ke istrinya mang marta atas kelakuannya.
"Ada apa, bi? Istri mang marta bertanya sambil melotot.
"Itu suami kamu kenapa masuk kerumah saya? jawabnya.
"Busyet dah" Kata istri mang marta sambil jalan menuju rumah mang arnasim.
Ketika sampai kerumahnya mang arnasim, tidak ucapkan salam dulu langsung masuk, tapi anehnya suaminya yang lagi didepan tungku tidak dilirik-lirik, langsung masuk ke ruangan tengah. Dilihat ada mang arnasim lagi tidur.
"Bangun kamu, memalukan tisur dirumah orang" kata istri mang marta sambil membangunkan mang arnasim yang dianggapnya suaminya. Jelas saja mang arnasim bingung, sambil tangannya lap bibir yang basah.
Singkatnya sekampung jadi pada tahu kelakuan mang manta dan istrinya, maklum namanya keslaahan sudah tersebar luas. Ketika di telusuri oleh kadus ukar, yang jadi masalah adalah mang mant6a dan istrinya yang kelakuannya berlebihan, yang katanya kemarin mereka minum obat lupa. yang maksudnya siang hari supaya lupa makan. kata ustad, makan juga kalau lupa tridak menjadikan batal shaumnya, tyetapi sayangnya mang marta dan istrinya jadi lupa akan segalanya. (ada-ada saja)

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial