Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Selasa, 07 Agustus 2012

Lingkar Selatan Paling Efesien

Rekayasa arus lalulintas akan dilakukan pada H-7 hingga H+7. Di antaranya dengan memfungsikan jalan Lingkar Selatan (Lingsel) yang menghubungkan Cibolang Cisaat dengan Baros Kota Sukabumi. Jalan Lingsel dianggap sebagai alternatif paling efisien untuk menghindari kemacetan atau padatnya arus di jalur Cisaat.

“Untuk menghindari padatnya arus protokoler di kawasan Cisaat kendaraan dari arah Bogor akan dialihkan untuk memasuki lingsel demikian dengan arah sebaliknya. Lingsel merupakan jalur alternatif dan sangat efisien mengurai padatnya arus lalu lintas,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Sukabumi Ahmad Riyadi kemarin.
Selain penggunaan Lingsel, mengantisipasi membludaknya arus lintas wisatawan menuju kawasan selatan Sukabumi diarahkan memasuki jalur utama yakni Cikembar kemudian pulang melalui jalan Alternatif Cikidang. “Untuk saat ini wisatawan yang menuju selatan Sukabumi mesti melalui jalur utama Cikembar tidak bisa mauk melalui Cikidang, jalan Cikidang hanya bisa dilalui untuk arah pulang saja,” ulasnya.
Sementara untuk wisatawan yang bertujuan mengunjungi kawasan wisata di daerah Cikidang, kendaraan tidak boleh langsung menuju lokasi wisata. Terlebih dahulu wisatawan mesti transit di terminal Cikidang lalu wisatawan akan dibawa menggunakan kendaraan kecil. ” Hal ini dilakukan guna mencegah kepadatan arus akibat penumpukan kendaraan di Cikidang serta menekan terjadinya kecelakaan, pasalnya banyak jalan menurun tajam di jalur Cikidang,” ujarnya.
Di tempat terpisah Kadisbudpora Sukabumi Thendy Hendrayana menjelaskan seluruh tempat wisata di selatan Sukabumi dihimbau untuk memberikan fasilitas parkir yang cukup untuk pengunjung supaya kendaraan Wisatawan tidak diparkir di pinggir jalan yang akan mengganggu kelencaran arus lalu lintas. Demikian dengan lokasi parkir di pantai atau tempat wisata alam lainya, lahan parkir menjadi perhatian utama.
“Hotel, penginapan, dan rumah makan di kawasan pantai selatan mesti memiliki lahan parkir yang cukup agara tidak terjadi gangguan lalulintas akibat terganggunya pungsi jalan. Tak hanya itu parkir menjadi prioritas di lokasi wisata alam seperti pantai, setiap sudut akan disediakan kantung parkir walau tidak ada perluasan lahan namun upaya yang dilakukan dengan memaksimalkan sarana yang ada,” tukasnya.

Sumber radarsukabumi

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial