Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Minggu, 07 Maret 2010

DPS Masuk Tahap Perbaikan

The_Quran_on_the_expanding_Universe_and_the_Big_Bang_theory_001 copy

Sumber : poskota

Proses pemutakhiran daftar pemilih sementara (DPS) Pilkada Kabupaten Sukabumi 2010 sudah memasuki tahap perbaikan. Hingga kini, sudah masuk sekitar 80 persen pendataan  yang diambil dari DPT Pilpres 2009 berjumlah 1.628. 463 pemilih. Ketua Divisi Sosialisasi dan Pemutakhiran DPT KPU Kabupaten Sukabumi, Dede Haryadi mengatakan, pendataan sudah mencapai hingga 80 persen dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. Hasil sementara, jumlah DPS Pilkada Kabupaten Sukabumi belum berbeda jauh dengan jumlah DPT Pileg 2009 silam.

Ditegaskannya, untuk meminimalisir pendataan ganda, KPU melibatkan  ketua RT atau ketua Lingkungan. Hal itu untuk memastikan data pemilih tidak terlewat. Tak hanya itu, lanjut Dede, setiap rumah yang telah didata diberi tanda dengan menempelkan stiker pendataan. “Sehingga kami optimis pendataan ini tidak akan terjadi ganda. Hingga saat ini pendataan DPS sendiri sudah mencapai 80 persen,” kata Dede saat dihubungi Pos Kota, Sabtu (6/3). Hasil pendataan DPS tersebut akan diumumkan kepada warga pada 27 Maret mendatang. Saat pengumuman tersebut, warga bisa pro-aktif mencermati, apakah mereka sudah terdaftar atau belum.

“Pada 17 Maret nanti pendataan ini akan disahkan di tingkat PPS. Kemudian direkap pada 28 Maret di tingkat PPK. Dan DPS akan ditetapkan jadi DPT kemungkinan pada 10 April nanti,” terangnya. Disebutkan Dede, jumlah PPDP yang terjun melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) warga pemilih disesuaikan dengan rencana jumlah tempat pemungutan suara (TPS) sekitar 3.830 orang. Sementara itu, Direktur Jaringan Aliansi Mayarakat Bersatu, Bambang Rudianto mengingatkan KPU dalam proses pendataan harus seselektif mungkin. Hal itu, untuk meminimalisir adanya kesalahan.

“Kalau dalam pendataan, nanti pas pemilihan akan terjadi chaos. Sehingga lebih baik sekarang diketatkan,” pungkasnya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial