Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Senin, 14 November 2011

Sekolah dan Olah Raga

Atlet sepatu roda Indonesia, Della Olivia, bercerita soal perjuangannya membagi waktu antara pelatnas dan sekolah. Gadis 17 tahun ini juga masih menyimpan mimpi besar, menang di Kejuaraan Dunia. Lahir di Sidoarjo, 6 April 1994, Della tumbuh di dalam keluarga atlet. Ayahnya, Sugiyanto, adalah atlet balap sepeda. Sedangkan ibunya, Erni Sulistiantinah, berkecimpung di voli. Sumber detiksport
Bakat Della di cabang sepatu roda mulai terlihat sejak dia masih belia. Mulai mengenal sepatu roda saat masih duduk di bangku Taman Kanak-kanak, Della sudah bisa jadi runner-up Kejuaraan Nasional saat masih kelas 1 Sekolah Dasar. Dengan dukungan penuh dari kedua orang tuanya, Della akhirnya mantap menekuni sepatu roda sampai akhirnya bisa masuk pelatnas. Perjuangannya tak sia-sia. Di SEA Games XXVI, dia berhasil merebut dua emas dari nomor beregu relay 3.000 meter putri dan sprint 500 meter putri.
Namun, setelah perhelatan SEA Games ini tuntas, Della harus segera mengalihkan fokus ke studinya. Sebab, dia sudah meninggalkan bangku sekolah selama delapan bulan demi menjalani pelatnas. Sebagai informasi, Della kini duduk di kelas XII SMA Negeri 2 Sidoarjo.
"Dulu, pagi sekolah, sore latihan. Pagi sekolah, sore latihan," cerita Della seusai pengalungan medali nomor sprint 500 meter, Senin (14/11/2011).
"Saya sudah delapan bulan nggak sekolah. Paling pulang buat ikut ulangan, terus balik lagi. Besok pulang (SEA Games) ini langsung mengejar ulangan-ulangan soalnya sudah kelas 3. Ini keteteran, ketinggalan jauh banget," tambahnya.
Ke depannya, Della berharap bisa mengukir prestasi yang lebih baik. Dia juga berharap mendapatkan dukungan dari pemerintah untuk cabang sepatu roda.
"Semoga saya bisa ikut Kejuaraan Dunia dan menang di sana,"kata Della.
"Semoga ke depan pemerintah lebih memperhatikan sepatu roda. Harus ada banyak lapangan seperti ini (venue sepatu roda Jakabaring Sport City)," tutupnya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial