Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Kamis, 29 September 2011

Menggunakan Komputer

Kemajuan ilmu dan tekhnologi mampu meningkatkan kesejahteraan hidup manusia, dan disisi lain dapat berakibat buruk terhadap hasil peradaban dan kebudayaan yang tercipta.
Dengan demikian menguasai tekhnologi (komputer) yang disinergikan dengan internet menjadikan manusia dapat menguasai dunia.
Namun sebagai perangkat tekhnologi, komputer juga dapat menimbulkan masalah kesehatan bagi penggunanya.

A. Komputer dan Kesehatan
Dengan hadirnya karya tekhnologi ini proses-proses konvensional mulai ditinggalkan masyarakat. Kecanggihan produk ini seakan tidak dapat disangkal mengingat seluruh segmen kehidupan tersentuh oleh produk tekhnologi ini.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), adalah suati aspek yang harus pertama kali menjadi perhatian setiap melakukan kegiatan apapun, termasuk ketika bekerja dengan komputer. Penelitian telah mengungkapkan bahwa bekerja dengan komputer dapat menyebabkan gangguan kesehatan bahkan keselamatan. Oleh karena itu, K3 merupakan aspek yang harus menjadi perhatian apabila bekerja dengan komputer.
Penelitian yang sudah dilakukan menyimpulkan bahwa pengguna komputer dapat menderita nyeri kepala, nyeri otot dan tulang terutama bahu, pergelangan tangan, leher, punggung dan pinggang bagian bawah. Selain itu, pengguna komputer juga masih dapat terserang penyakit lain seperti kesemutan, badan bengkak, anggota badan kaku, sakit ginjal, mata merah, berair, nyeri dan bahkan gangguan penglihatan.
Posisi tubuh, posisi peralatan komputer, pencahayaan ruangan dan kondisi lingkungan sangat mempengaruhi kesehatan, keselamatan dan kenyamanan saat bekerja dengan komputer.
dari sisi keselamatan kerja harus menyadari bahwa komputer yang digunakan dihubungkan dengan listrik yang mempunyai tegangan tinggi. Maka dengan itu harus berusaha mencegah terjadinya resiko tersengat listrik. Untuk itu harus mengatur kabel-kabel listrik sedemikian rupa sehingga terhindar dari sengatan listrik

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial