Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Jumat, 08 Oktober 2010

Tolak Pembuangan Pasir

Ketika saya sedang jalan-jalan menelusuri informasi di situs pikiran-rakyat, kami menemukan informasi yang menarik tentang keterkaitannya proyek PLTU dimana LSM Pam Nappas (Paguyuban Masyarakat Nelayan Petani Palabuhanratu Sukabumi) menolak tegas rencana PLN projek PLTU Palabuhanratu yang akan membuang limbah pasir dari pembangunan dermaga ke tengah laut.
Pam Nappas tetap bersikap seperti itu, walaupun sebelumnya seratus nelayan Cipatuguran, Kelurahan / Kecamatan Palabuhanratu menyetujuinya, asalkan mereka diberi uang kompensasi oleh PLN.
dikatakan Ketua Umum LSM Pam Nappas, Redi Santosa sikap mereka tetap tidak akan goyah, meskipun sebelumnya nelayan Cipatuguran bertolak belakang dengan perjuangan mereka. Sampai detik ini, mereka tetap pada pendiriannya, menolak pembuangan limbah pasir ke tengah laut.
Menurut dia, penolakan rencana pembuangan pasir ke tengah laut itu beralasan, karena dampaknya dapat mencemari perairan laut. Pencemaran tersebut bisa merusak ekosistem dan habitat ikan serta biota laut lainnya. Kondisi ini jelas-jelas akan merugikan nelayan yang biasa mencari ikan di sekitar Teluk Palabuhanratu.
“Harus diingat, nelayan itu tak hanya nelayan Cipatuguran saja. Ada nelayan Loji, Cidadap, Palabuhanratu dan nelayan Cisolok. Mereka juga akan terkena dampaknya dan pasti akan merrugi, apabila limbah pasirnya dibuang ke laut,” ungkapnya.
Dikatakan, penolakan pembuangan pasir ke tengah laut itu sudah didukung oleh 6.000 nelayan yang ada di Loji, Cidadap, Palabuhanratu dan Cisolok. Sebab daerah penangkapan ikannya berada di sekitar Muara Cimandiri dan di sekitar Teluk Palabuhanratu. Sudah pasti, mereka pun bakal terkena dampak lingkungannya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial