Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Rabu, 02 Mei 2012

Temuan Trend Micro

Tahun ini Pinterest, situs jejaring sosial terbaru tengah mendapatkan popularitas di kalangan penggunanya Pinterest mulai naik daun belakangan, situs jejaring sosial ini posisinya bahkan naik ke urutan 3 (tiga) sesudah Facebook dan Twitter.
Namun, belakangan karena popularitas Pinterest tersebut, para penjahat cyber mulai masuk ke dalamnya dan melakukan berbagai kegiatan yang menipu penggunanya. Beberapa di antaranya telah ditemukan oleh Trend Micro. Temuan Trend Micro menyebutkan, pengguna dapat membuat sendiri “papan iklan” semenarik mungkin tentang hal-hal yang mereka suka. Pengguna juga dapat meng-copy maupun “re-pin” gambar serta video yang di-posting oleh pengguna lainnya, sehingga  mereka dapat mengambil gambar dari berbagai sumber situs maupun YouTube.
Ternyata para penjahat cyber telah mengamati fenomena ini, lantas mulai populer dan terus tumbuh di kalangan masyarakat. Beberapa contohnya bahkan tampil terus-menerus di halaman depan sebuah website.
Seperti gambar logo Starbucks yang menyatakan bahwa Starbucks memberikan kartu hadiah gratis bagi semua pengguna Pinterest. Jika tergoda, pengguna kemudian akan mengunjungi situs tertentu untuk kemudian menukarkan kartu hadiah tersebut.
Trik yang dilakukan oleh Starbucks, serta merta diikuti pula oleh logo merk lainnya. Jika Anda melakukan perintah yang diberikan untuk mengunjungi salah satu dari dua situs yang diberikan, maka Anda akan diarahkan untuk kembali ke situs pertama. Survei situs, seperti http:// [BLOCKED] rmodules.com. perlu dicatat sebagai salah satu situs penipuan survei yang marak belakangan ini.
Trik ini telah beberapa kali diterapkan pada beberapa situs media sosial dan pelaku sengaja menggunakan nama merek maupun brand ternama untuk meyakinkan korbannya melihat situs tertentu tersebut. Trend Micro mengklaim sudah memblokir semua URL yang berhubungan dengan penipuan ini.
 
Sumber : infokomputer

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial