Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Minggu, 04 April 2010

455 Pendaki Serbu Gunung Gede

kQwSHcqKkU

Sumber : okezone

Libur panjang di pekan ini menjadikan kawasan Gunung Gede sebagai obyek yang banyak dikunjungi para wisatawan. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) mencatat sedikitnya 445 orang pengunjung dipastikan akan melakukan pendakian mulai Jumat dan Sabtu ini.

Membludaknya jumlah kunjungan tersebut, selain dipicu libur panjang selama tiga hari kedepan dan juga akibat penutupan jalur pendakian selama tiga bulan terakhir. “Ratusan orang akan melakukan pendakian pada saat hari pertama dibukanya kembali jalur pendakian,” kata Kepala Balai Besar TNGGP Sumarto kepada wartawan, Jumat (2/4/2010).

Dijelaskannya, para pengunjung ini akan memasuki kawasan gunung melalui tiga jalur pendakian legal antara lain di jalur Selabintana, Resort Selabintana Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan dua jalur lainnya berada di wilayah Kabupaten Cianjur, antara lain jalur Cibodas dan jalur Gunung Putri.

“Dari daftar pengajuan surat izin masuk kawasan konservasi (Simaksi), jumlah pendaki mencapai 445 orang. Dari jumlah itu 300 orang tercatat akan menggunakan jalur Cibodas, 125 pendaki menggunakan jalur Gunung Putri dan 20 pendaki lainnya akan melewati pintu masuk di jalur Selabintana,” beber Sumarto.

Jumlah pengunjung yang akan melakukan pendakian sepanjang libur panjang ini, masih rendah dari jumlah batas maksimal kuota kunjungan pendakian sesuai aturan Simaksi sebanyak 600 orang pendaki setiap harinya. Sumarto mengatakan, pembatasan jumlah kunjungan per harinya ini didasari kepentingan penjagaan pelestarian hutan.

Seperti diketahui Balai Besar TNGGP menutup jalur pendakian sejak 1 Januari-31 Maret 2010. Gunung Gede yang memiliki ketinggian hingga 2.958 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini meliputi wilayah Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Volunteer Gunung Gede Pangrango, Budiyanto menegaskan, pembukaan jalur pendakian itu harus disertai penyeleksian pendaki.

“Tidak semua pendaki bisa memasuki kawasan gunung, setidaknya mereka harus dipandu oleh seorang profesional. Sebab kawasan gunung itu terbilang rawan. Disamping itu pendampingan juga dilakukan untuk memastikan perlindungan kelestarian,” tegasnya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial