Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Senin, 15 November 2010

100 Penemu Yang Berpengaruh bagian dua

Melanjutkan tentang sejarah penemu yang berpengaruh didunia, inilah kelanjutannya.
  • ARCHIMEDES (287 – 212 SM)
Dilahirkan di Syracuse, Sisilia pada tahun 287 sebelum masehi dan meninggal dikota itu pula pada tahun 212 SM, tak banyak diketahui dari kehidupannya kecuali beberapa penemuan yang diterangkan secara mendalam diberbagai karya tertulis. Diperkirakan Archimedes pernah belajar juga di iskandaria yang pada jamannya adalah pusat kota ilmu pengetahuan, sekembalinya ke Syaracuse Ia melanjutkan penelitiannya di bidang matematika, mekanika dan tekhnik.
  • ADOLF VON BAEYER (1835 – 1917) 
Adolf Von Baeyer adalah ahli kimia jerman, doctor, guru besar dan pengarang, pada tahun 1905 Ia mendapat hadiah nobel untuk kimia karena menemukan zat warna buatan terutama indigo sintetis pada tahun 1880 dan asam barbiturate (bahan untuk membuat pil tidur). 
Pada tahun 1883 Ia kembali menemukan struktur kimia indigo, Ia dilahirkan dikota Berlin pada tanggal 31 Oktober 1835 dan meninggal dunia pada tanggal 20 Agustus 1917 di Stamberg, dekat munich diusia 82 tahun. Ayahnya seorang jendral prusia dan ibunya orang yahudi, ayahnya menaruh minat terhadap saint walau ayahnya adalah seorang jendral. Adolf Von Baeyer mengambil jurusan kimia di universitas Heidelberg dengan dosennya Bunsen dan Kekule.
  • AMEDEO AVOGADRO (1776 – 1856) 
Amedeo Avogadro dengan gelar Count (gelar kebangsawanan yang cukup tinggi), dilahirkan dikota Turin Italia, menjadi tradisi dikeluarganya bahwa setiap anggota harus menjadi ahli hokum padahal Ia lebih tertarik pada ilmu fisika, pada tahun 1796 Ia lulus belajar ilmu hukum. 
Pada tahun 1800 Ia sungguh-sungguh dalam penelitian dibidang fisika kemudian menjadi guru besar fisika di Vercelly di tahun 1809. Antara 1820 – 1850 Ia menjadi kepala bagian fisika di salah satu universitas Turin dan banyak mengadakan penyelidikan tentang sifat listrik berbagai zat. Keterkenalan seorang Avogadro terletak pada dalil yang dikemukakannya bahwa “gas apa saja yang mempunyai isi, temperature dan tekanan serupa, akan memiliki jumlah molekul yang sama pula, hipotesa ini diterbitkan pada tahun 1811 di journal de physique perancis.
  • CLARENCE BIRDSEYE (1886 – 1956) 
Clarence Birdseye adalah warga Amerika, Ia seorang pengusaha dan penemu, hamper 300 buah sudah Ia temukan diantaranya :
  • Proses cepat pembekuan makanan, 
  • Ia juga menemukan lampu yang dipanaskan dengan sinar infra merah,
  • Ia juga menemukan senapan untuk penembakan harpun (sebuah alat untuk membunuh ikan paus),
  • Ia juga menemukan metode melenyapkan air dari dalam makanan 
Dan sebelum Ia meninggal, Ia menyempurnakan cara merubah sisa tebu yang hancur jadi pulp kertas. Lahir pada tanggal 9 Desember 1886 di New York City dan meninggal pada tangga 7 Oktober 1956, di usia 22 yahun Ia masuk Amherst College selama dua tahun. Ia bekerja sebagai peneliti alam untuk pemerintah Amerika sampai usia 26 tahun di tahun. Lalu Ia pergi ke Labrador sebagai pedagang kulit hewan berbulu pada tahun 1916. 
Sekembalinya ke New York di tahun 1917, segera Ia mengadakan ekperimen. Ia ingin menemukan cara mengeringkan makanan dan membekukannya dengan cepat, seperti yang terjadi di kutub utara. Lalu Ia juga ingin menemukan cara membungkus makanan tersebut dalam bentuk yang praktis dan mudah dijual secara eceran. Dan dari jerih payahnya tersebut membuahkan hasil setelah Ia bekerja dengan tekun selama lima tahun. Ditahun 1924 Ia bersama teman-temannya membuat perusahaan makanan beku dan satu tahun kemudian makanan yang diawetkan tersebut beredar dipasaran dan toko. Ia bukan orang yang pertama menemukan proses pembekuan makanan, sebelumnya sudah ada orang yang menemukan proses pembekuan itu. Akan tetapi proses pembekuan ciptaan Ia jauh lebih unggul.
  • CHARLES BABBAGE (1791 – 1871) 
Charles Babbage dilahirkan di Totnes, Devon Inggris, Ia adalah putra seorang bank yang kaya raya. Pada tahun 1810 Ia memasuki Trinity College untuk belajar pada guru-guru pribadinya, dijaman tersebut pelajaran matematika terutama berisi pelajaran tentang karya-karya Newton. 
Ditahun 1816 Ia dan rekannya menterjemahkan dalil-dalil Lacroik pada kalkulus (satu cara penting untuk memecahkan banyak sekali persoalan matematika), lalu ditahun 1820 mereka menerbitkan contoh-contoh tentang kalkulus diferensial dan lutegral. 
Pada tahun 1814 ia menikah  dan sejak saat itu Ia tinggal di London, akan tetapi pernikahannya tidaklah bahagia, Ia tidak pernah jadi ayah yang baik karena menekuni pekerjaannya. Dari delapan orang anaknya hanya tiga orang yang berumur panjang dan pada tahun 1827 istrinya meninggal disaat sudah melahirkan anaknya yang terakhir. 
Pada tahun 1822 Ia membuat sebuah mesin hitung yang bisa menjumlahkan sampai enam angka, dan dengan keberhasilannya ini Ia semakin bersemangat, lalu dibuatkannya mesin yang lebih canggih yaitu “mesin diferensi” untuk menghitung rangkaian banyak angka serta secara otomatis mencetak pada kertas untuk menghindari kesalahan pemakainya. 
Ia diberikannya sumbangan sebesar £ 1500 oleh pemerintah pada tahun 1823 agar Ia lebih giat menyempurnakan pembuatan mesin tersebut. Akan tetapi mesin yang dibuatnya tak kunjung selesai hanya sebagian kecil saja dari mesin tadi bisa dilihat orang. 
Ia tidak pernah putus asa, dimana antara tahun 1835 dan 1848 mencoba membuat mesin kalkulator baru yang disebutnya “mesin analitik” dengan menggunakan uangnya sendiri, akan tetapi mesin ini tak kunjung selesai sampai Ia meninggal dunia dengan menghabiskan dan sebesar £ 20.000 dimana waktu itu jumlah yang cukup besar. Penemuan terkenal lainnya adalah :
  • Pembuatan Heliograf : alat ini digunakan untuk mengirim isyarat dengan bantuan sinar matahari.
  • Ditemukannya opthalmoscope : alat yang samapi saat ini digunakan untuk memeriksa bagian dalam mata. 
  • Ia juga ahli dalam bahasa kode.
  • JAMES BRADLEY (1693 – 1762) 
James Bradley adalah seorang ahli astronomi Inggris yang menemukan aberasi cahaya dan nutasi (gerak mengangguk poros bumi) pada tahun 1728. dilahirkan di Sherbone, Gloucesthershire, Inggris pada bulan Maret 1693 dan meninggal dunia di Chalford pada tanggal 13 juli 1762 diusia 69 tahun. 
Ia mendapat gelar sarjana pada usia 21 tahun dari Balliol College Oxford, lalu tiga tahun kemudian Ia mendapat gelar MA. Pamannya adalah pendeta dan ahli astronomi James Pound, lalu oleh pamannya Ia di didik jadi pengamat bintang yang sangat cermat, lalu Ia dikenalkan kepada ahli astronomi Edmond Halley. Halley mengusulkan agar Ia dipilih jadi anggota Lembaga Ilmu Pengetahun Inggris setelah Halley mengetahui bakat-bakatnya.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial