Minggu, 11 Mei 2014
Selasa, 28 Agustus 2012
Pelantikan PPS
Kamis, 02 Agustus 2012
Persiapan PILKADA
Jumat, 24 Februari 2012
Orangtua Dominasi Capres 2014
Rabu, 02 Juni 2010
Seperti yang sudah ditulis sebelumnya bahwa Survei LSI tentang PILKADA Sukabumi hanya satu putaran, untuk lebih jelasnya baca disini.
Penetapan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli menjadi bupati dan wakil bupati Sukabumi terpilih periode 2010-2015 dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin. Data ini kami dapatkan dari suarakarya.
Calon Bupati, Sukmawijaya yang masih menjabat Bupati Sukabumi (incumbent) mengalahkan rival terberatnya, pasangan Marwan Hamami (Wakil Bupati sekarang)-Usman Effendi dari Partai Golkar yang berada di urutan kedua.
Sementara raihan suara pasangan lainnya, yaitu Marwan-Usman memperoleh sebanyak 195.450 suara (19.93 persen), di urutan ketiga dipegang oleh pasangan Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP, PAN, Gerindra) dengan perolehan 121.447 suara (12,38 persen).
Kemudian, pasangan dari Partai Demokrat Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin dengan perolehan 100.103 suara (10,21 persen), pasangan Asep Setiawan-Dadang Eka (PPP dan 13 Parpol non parlemen) memperoleh 89.061 suara (9,08 persen), pasangan Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) memperoleh 60.647 suara (6,18 persen) dan pasangan Dayat Wiranta-Karmas Supermas (perseorangan) memperoleh 34.361 suara (3,50 persen).
Survei LSI Satu Putaran
Seperti yang sudah ditulis sebelumnya bahwa Survei LSI tentang PILKADA Sukabumi hanya satu putaran, untuk lebih jelasnya baca disini.
Penetapan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli menjadi bupati dan wakil bupati Sukabumi terpilih periode 2010-2015 dilakukan dalam rapat pleno terbuka yang digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin. Data ini kami dapatkan dari suarakarya.
Calon Bupati, Sukmawijaya yang masih menjabat Bupati Sukabumi (incumbent) mengalahkan rival terberatnya, pasangan Marwan Hamami (Wakil Bupati sekarang)-Usman Effendi dari Partai Golkar yang berada di urutan kedua.
Sementara raihan suara pasangan lainnya, yaitu Marwan-Usman memperoleh sebanyak 195.450 suara (19.93 persen), di urutan ketiga dipegang oleh pasangan Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP, PAN, Gerindra) dengan perolehan 121.447 suara (12,38 persen).
Kemudian, pasangan dari Partai Demokrat Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin dengan perolehan 100.103 suara (10,21 persen), pasangan Asep Setiawan-Dadang Eka (PPP dan 13 Parpol non parlemen) memperoleh 89.061 suara (9,08 persen), pasangan Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) memperoleh 60.647 suara (6,18 persen) dan pasangan Dayat Wiranta-Karmas Supermas (perseorangan) memperoleh 34.361 suara (3,50 persen).
Selasa, 01 Juni 2010
Hasil Akhir PILKADA Sukabumi
Sabtu, 29 Mei 2010
Hasil Akhir PILKADA Untuk Kecamatan Caringin
Jumat, 28 Mei 2010
40% yang masuk daftar golput dalam pemilihan umum kepala daerah dari jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 1.635.696 pemilih. Berita ini dikutip dari mediaindonesia
"Partisipasi pemilih diperkirakan dibawah 60 persen, namun persisnya belum dapat dipastikan karena belum semua data masuk," kata Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU Kabupaten Sukabumi, Dede Haryadi, kepada sumber, Jumat (28/5).
Menurut Dede, kondisi itu hampir sama dengan partisipasi warga dalam pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tahun 2009 lalu. Ia menjelaskan, masih banyaknya warga yang tidak mencoblos pada pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi pada Kamis (27/5) lalu disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain, warga yang bersangkutan tidak ada di rumah saat pelaksanaan Pilkada dan warga sudah mulai jenuh dengan pelaksanaan pemilu.
Seperti halnya, para tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sukabumi yang jumlahnya sekitar 50.000 orang tidak menggunakan hak pilihnya karena masih berada di luar negeri. Menurut Dede, dimasukkan nama para TKI ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk menghindari DPT yang bermasalah karena dikhawatirkan saat pelaksanaan Pilkada berlangsung, para TKI itu pulang ke Sukabumi.
"Diperkirakan jumlah warga yang tidak mencoblos mencapai ratusan ribu orang," ujarnya. Sementara berdasarkan data dari KPU Kabupaten Sukabumi pada Jumat siang, pasangan nomor tiga yang diusung PKS dan Partai Hanura,
Posisi Pertama : Sukmawijaya-Akhmad Jajuli dengan 205.093 (36,43%) Dari total suara masuk sebanyak 565.161 suara (34,56%),
Posisi Kedua : Marwan Hamami-Usman Effendi dari Partai Golkar dengan 107.668 (19,05%),
Posisi ketiga dipegang oleh pasangan Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP-PAN-Gerindra) dengan 77.361 suara atau 13,6%.
Posisi Keempat pasangan dari Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin dengan 65.635 suara (11.61%),
Posisi Kelima pasangan Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) dengan 37.279 suara (6,6%),
Posisi Keenam Dayat Wiranta-Karmas Supermas dengan 16.312 suara (2,89%).
"Rencananya, rekapitulasi suara tingkat kecamatan akan dilakukan serentak pada Sabtu (29/5) nanti, sementara penetapan suara tingkat kabupaten baru dilakukan pada Senin (31/5) nanti di Palabuhanratu," katanya.
Warga Yang Tidak Memilih
40% yang masuk daftar golput dalam pemilihan umum kepala daerah dari jumlah daftar pemilih tetap sebanyak 1.635.696 pemilih. Berita ini dikutip dari mediaindonesia
"Partisipasi pemilih diperkirakan dibawah 60 persen, namun persisnya belum dapat dipastikan karena belum semua data masuk," kata Ketua Pokja Pemungutan dan Penghitungan Suara KPU Kabupaten Sukabumi, Dede Haryadi, kepada sumber, Jumat (28/5).
Menurut Dede, kondisi itu hampir sama dengan partisipasi warga dalam pelaksanaan pemilihan presiden dan wakil presiden (Pilpres) tahun 2009 lalu. Ia menjelaskan, masih banyaknya warga yang tidak mencoblos pada pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Sukabumi pada Kamis (27/5) lalu disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain, warga yang bersangkutan tidak ada di rumah saat pelaksanaan Pilkada dan warga sudah mulai jenuh dengan pelaksanaan pemilu.
Seperti halnya, para tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Sukabumi yang jumlahnya sekitar 50.000 orang tidak menggunakan hak pilihnya karena masih berada di luar negeri. Menurut Dede, dimasukkan nama para TKI ke dalam daftar pemilih tetap (DPT) untuk menghindari DPT yang bermasalah karena dikhawatirkan saat pelaksanaan Pilkada berlangsung, para TKI itu pulang ke Sukabumi.
"Diperkirakan jumlah warga yang tidak mencoblos mencapai ratusan ribu orang," ujarnya. Sementara berdasarkan data dari KPU Kabupaten Sukabumi pada Jumat siang, pasangan nomor tiga yang diusung PKS dan Partai Hanura,
Posisi Pertama : Sukmawijaya-Akhmad Jajuli dengan 205.093 (36,43%) Dari total suara masuk sebanyak 565.161 suara (34,56%),
Posisi Kedua : Marwan Hamami-Usman Effendi dari Partai Golkar dengan 107.668 (19,05%),
Posisi ketiga dipegang oleh pasangan Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP-PAN-Gerindra) dengan 77.361 suara atau 13,6%.
Posisi Keempat pasangan dari Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin dengan 65.635 suara (11.61%),
Posisi Kelima pasangan Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) dengan 37.279 suara (6,6%),
Posisi Keenam Dayat Wiranta-Karmas Supermas dengan 16.312 suara (2,89%).
"Rencananya, rekapitulasi suara tingkat kecamatan akan dilakukan serentak pada Sabtu (29/5) nanti, sementara penetapan suara tingkat kabupaten baru dilakukan pada Senin (31/5) nanti di Palabuhanratu," katanya.
pasangan MAJU = 2.222 suara ... MU = 1.078 suara USAHA = 677 suara ... BERHASIL = 661 suara ... DAKAR = 507 suara HADE = 357 suara dan BATIK = 315 suara dari jumlah total hak pilih Desa Karangtengah 10.458 suara.
Dan dari hasil tersebut tampaknya pasangan MAJU posisi pertama di Desa Karangtengah.
Hasil Terbaru
pasangan MAJU = 2.222 suara ... MU = 1.078 suara USAHA = 677 suara ... BERHASIL = 661 suara ... DAKAR = 507 suara HADE = 357 suara dan BATIK = 315 suara dari jumlah total hak pilih Desa Karangtengah 10.458 suara.
Dan dari hasil tersebut tampaknya pasangan MAJU posisi pertama di Desa Karangtengah.
Informasi yang didapat dari sumber Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi incumbent, Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (Maju) untuk sementara unggul dalam pemilihan umum kepala daerah Sukabumi, Kamis (27/5).
Raihan suara yang berhasil diraih pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Hanura tersebut jauh mengungguli enam pasangan calon lainnya. Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh tim sukses pasangan Sukma-Jajuli hingga Kamis (27/5) sore, raihan suara mereka telah mencapai 40,4 persen dari total suara masuk sebanyak 31 persen.
Sementara pasangan lainnya memperoleh suara di bawah 20 persen. Mereka adalah Marwan Hamami-Usman Effendi (Partai Golkar) sebesar 17,8 persen, Hasymi Romli-Iman Adinugraha (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan-Partai Amanat Nasional-Gerakan Indonesia Raya) mencapai 12,5 persen, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (Demokrat) 10,7 persen, Asep Setiawan-Dadang Eka (Partai Persatuan Pembangunan dan 13 partai kecil) mencapai 8,7 persen, Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) hanya meraup 6,6 persen dan terakhir pasangan Dayat NS Wiranta-Karmas Supermas (perseorangan) 3,2 persen.
‘’Dari hasil penghitungan sementara, raihan total suara kami sudah mencapai 40 persen,’’ ungkap Sukmawijaya kepada wartawan di Media Center tim Sukma-Jajuli (Maju) di Kecamatan Cisaat, Kamis (27/5). Hal itu menunjukkan tingginya perolehan suara pasangan Maju di sejumlah kecamatan misalnya Cibadak, Nagrak, Surade dan lain sebagainya.
Meskipun unggul, kata Sukmawijaya, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum. Saat ini, pasangan Maju hanya akan mengawal jalannya rekapitulasi perolehan suara di setiap daerah. ‘’Secara umum jalannya pemilukada berjalan lancar,’’ kata Sukmawijaya. Sementara itu di tempat terpisah, rekapitulasi penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi hingga Kamis petang baru mencapai sebanyak 172 Tempat Pemungutan Suara atau 37.960 suara.
Pasangan Maju meraih suara terbanyak mencapai 32,26 persen, Marwan-Usman sebesar 15,92 persen, Hasymi-Iman sebanyak 15.89 persen, Ucok-Sadili 13,31 persen, Asep Setiawan-Dadang 12,84 persen, Aziz-Herwan sebesar 7,61 persen, dan Dayat-Kermas 2,18 persen.
MAJU Tetap Posisi Atas
Informasi yang didapat dari sumber Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi incumbent, Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (Maju) untuk sementara unggul dalam pemilihan umum kepala daerah Sukabumi, Kamis (27/5).
Raihan suara yang berhasil diraih pasangan yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Hanura tersebut jauh mengungguli enam pasangan calon lainnya. Berdasarkan penghitungan cepat yang dilakukan oleh tim sukses pasangan Sukma-Jajuli hingga Kamis (27/5) sore, raihan suara mereka telah mencapai 40,4 persen dari total suara masuk sebanyak 31 persen.
Sementara pasangan lainnya memperoleh suara di bawah 20 persen. Mereka adalah Marwan Hamami-Usman Effendi (Partai Golkar) sebesar 17,8 persen, Hasymi Romli-Iman Adinugraha (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan-Partai Amanat Nasional-Gerakan Indonesia Raya) mencapai 12,5 persen, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (Demokrat) 10,7 persen, Asep Setiawan-Dadang Eka (Partai Persatuan Pembangunan dan 13 partai kecil) mencapai 8,7 persen, Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha (perseorangan) hanya meraup 6,6 persen dan terakhir pasangan Dayat NS Wiranta-Karmas Supermas (perseorangan) 3,2 persen.
‘’Dari hasil penghitungan sementara, raihan total suara kami sudah mencapai 40 persen,’’ ungkap Sukmawijaya kepada wartawan di Media Center tim Sukma-Jajuli (Maju) di Kecamatan Cisaat, Kamis (27/5). Hal itu menunjukkan tingginya perolehan suara pasangan Maju di sejumlah kecamatan misalnya Cibadak, Nagrak, Surade dan lain sebagainya.
Meskipun unggul, kata Sukmawijaya, pihaknya masih menunggu pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum. Saat ini, pasangan Maju hanya akan mengawal jalannya rekapitulasi perolehan suara di setiap daerah. ‘’Secara umum jalannya pemilukada berjalan lancar,’’ kata Sukmawijaya. Sementara itu di tempat terpisah, rekapitulasi penghitungan suara di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sukabumi hingga Kamis petang baru mencapai sebanyak 172 Tempat Pemungutan Suara atau 37.960 suara.
Pasangan Maju meraih suara terbanyak mencapai 32,26 persen, Marwan-Usman sebesar 15,92 persen, Hasymi-Iman sebanyak 15.89 persen, Ucok-Sadili 13,31 persen, Asep Setiawan-Dadang 12,84 persen, Aziz-Herwan sebesar 7,61 persen, dan Dayat-Kermas 2,18 persen.
Informasi yang kami dapt dari poskota menyebutkan dimana Perhelatan Pilkada Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih dimenangkan oleh pasangan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (MAJU). Kamis (27/5) sore.
Dari hasil quik qount kubu MAJU, pasangan nomor urut tiga itu mencapai 40,4 persen atau 124.301 suara dari dari 310 ribu suara atau 31 persen yang baru masuk.
Sementara itu, untuk pasangan Marwan Hamami-Usman Effendi yang diusung Partai Golkar meraih sebesar 17,8 persen. Kemudian, dari jagoan usungan koalisi PDIP-Gerindra, dan PAN yakni Hasymi Romli-Iman Adinugraha mencapai 12,5 persen. Menyusul usungan Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin sebesar 10,7 persen. Lalu, Asep Setiawan-Dadang Eka (PPP dan 13 partai kecil) mencapai 8,7 persen.
Urutan selanjutnya disusul jalur perseorangan yakni, Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha dengan raihan 6,6 persen dan terakhir pasangan Dayat NS Wiranta-Karmas Supermas 3,2 persen.
Kendati hitungan sementara unggul, Cabup Sukmawijaya menjelaskan kubunya masih akan menunggu pengumuman resmi dari KPU.
“Raihan ini merupakan rekapitulasi sementara perolehan suara di setiap daerah. Kami masih menunggu dari KPU,” jelas cabup yang masih menjabat sebagai Bupati Sukabumi ini.
Sementara itu hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Sukabumi hingga Kamis petang kemarin baru mencapai sebanyak 172 TPS atau 37.960 suara.
Sebagai rinciannya :
Maju meraih suara terbanyak mencapai 32,26 persen,
Marwan-Usman sebesar 15,92 persen,
Hasymi-Iman sebanyak 15.89 persen,
Ucok-Sadili 13,31 persen,
Asep Setiawan-Dadang 12,84 persen,
Aziz-Herwan sebesar 7,61 persen, dan
Dayat-Kermas 2,18 persen.
Pilkada Sukabumi, Pasangan MAJU Unggul Sementara
Informasi yang kami dapt dari poskota menyebutkan dimana Perhelatan Pilkada Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat masih dimenangkan oleh pasangan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (MAJU). Kamis (27/5) sore.
Dari hasil quik qount kubu MAJU, pasangan nomor urut tiga itu mencapai 40,4 persen atau 124.301 suara dari dari 310 ribu suara atau 31 persen yang baru masuk.
Sementara itu, untuk pasangan Marwan Hamami-Usman Effendi yang diusung Partai Golkar meraih sebesar 17,8 persen. Kemudian, dari jagoan usungan koalisi PDIP-Gerindra, dan PAN yakni Hasymi Romli-Iman Adinugraha mencapai 12,5 persen. Menyusul usungan Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin sebesar 10,7 persen. Lalu, Asep Setiawan-Dadang Eka (PPP dan 13 partai kecil) mencapai 8,7 persen.
Urutan selanjutnya disusul jalur perseorangan yakni, Azis Min Alamsyah-Herwan Nugraha dengan raihan 6,6 persen dan terakhir pasangan Dayat NS Wiranta-Karmas Supermas 3,2 persen.
Kendati hitungan sementara unggul, Cabup Sukmawijaya menjelaskan kubunya masih akan menunggu pengumuman resmi dari KPU.
“Raihan ini merupakan rekapitulasi sementara perolehan suara di setiap daerah. Kami masih menunggu dari KPU,” jelas cabup yang masih menjabat sebagai Bupati Sukabumi ini.
Sementara itu hasil rekapitulasi penghitungan suara di KPU Kabupaten Sukabumi hingga Kamis petang kemarin baru mencapai sebanyak 172 TPS atau 37.960 suara.
Sebagai rinciannya :
Maju meraih suara terbanyak mencapai 32,26 persen,
Marwan-Usman sebesar 15,92 persen,
Hasymi-Iman sebanyak 15.89 persen,
Ucok-Sadili 13,31 persen,
Asep Setiawan-Dadang 12,84 persen,
Aziz-Herwan sebesar 7,61 persen, dan
Dayat-Kermas 2,18 persen.
Didapat dari sumber berita berita-lampung Pasangan incumbent, Sukmawijaya-Akhmad Jajuli, sementara unggul dengan 12.246 suara dalam Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/5/2010) hingga pukul 17.00.
Total suara yang telah masuk ke Komisi Pemilihan Umum sebanyak 37.960 berasal dari 172 tempat pemungutan suara.
Posisi kedua adalah pasangan Marwan Hamami-Usman Effendi dengan jumlah suara 6.043 suara. Selanjutnya ada Hasymi Romli dan Iman Adinugraha dengan 6.033 suara.
Menurut Ketua KPU Jabar Ferry Kurnia, pemilihan hingga kini berlangsung aman dan lancar. Sebelumnya, pasangan Sukmawijaya-Jajuli diketahui menang telak di tempat pemungutan suara sekitar tempat tinggalnya.
Di TPS 04 Cisaat, Sukmawijaya, mendapat 244 suara dari 319 pemilih. Sementara di TPS 01 Cimaja, Jajuli mengumpulkan 207 suara dari 441 pemilih. Hal serupa juga didapatkan calon bupati Marwan Hamami dari Partai Golkar. Di TPS dekat kediamannya, TPS 03 Cimahpar, ia unggul dengan 85 suara dari 174 pemilih.
Sementara itu dari sumber berita pikiran-rakyat diinformasikan Beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) wilayah Kecamatan Jampang Kulon, mulai melakukan perhitungan suara. Walaupun diperkirakan peroleh suara masih akan terus berubah.
Namun, untuk sementara pasangan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (Maju) masih mendominasi peroleh suara dibeberapa TPS. Pasangan yang diusung PKS dan Hanura terus menggungli enam pasangan lainnya.
“Tetapi peroleh suara masih terus berubah. Kami masih belum bisa memastikan perolehan suara di daerah Jampang Kulon. Monitoring masih terus dilakukan,” kata Camat Jampang Kulon Pambudi saat dihubungi sumber kemarin.
Suara sementara yang masuk di KPU
Didapat dari sumber berita berita-lampung Pasangan incumbent, Sukmawijaya-Akhmad Jajuli, sementara unggul dengan 12.246 suara dalam Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (27/5/2010) hingga pukul 17.00.
Total suara yang telah masuk ke Komisi Pemilihan Umum sebanyak 37.960 berasal dari 172 tempat pemungutan suara.
Posisi kedua adalah pasangan Marwan Hamami-Usman Effendi dengan jumlah suara 6.043 suara. Selanjutnya ada Hasymi Romli dan Iman Adinugraha dengan 6.033 suara.
Menurut Ketua KPU Jabar Ferry Kurnia, pemilihan hingga kini berlangsung aman dan lancar. Sebelumnya, pasangan Sukmawijaya-Jajuli diketahui menang telak di tempat pemungutan suara sekitar tempat tinggalnya.
Di TPS 04 Cisaat, Sukmawijaya, mendapat 244 suara dari 319 pemilih. Sementara di TPS 01 Cimaja, Jajuli mengumpulkan 207 suara dari 441 pemilih. Hal serupa juga didapatkan calon bupati Marwan Hamami dari Partai Golkar. Di TPS dekat kediamannya, TPS 03 Cimahpar, ia unggul dengan 85 suara dari 174 pemilih.
Sementara itu dari sumber berita pikiran-rakyat diinformasikan Beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) wilayah Kecamatan Jampang Kulon, mulai melakukan perhitungan suara. Walaupun diperkirakan peroleh suara masih akan terus berubah.
Namun, untuk sementara pasangan Sukmawijaya-Akhmad Jajuli (Maju) masih mendominasi peroleh suara dibeberapa TPS. Pasangan yang diusung PKS dan Hanura terus menggungli enam pasangan lainnya.
“Tetapi peroleh suara masih terus berubah. Kami masih belum bisa memastikan perolehan suara di daerah Jampang Kulon. Monitoring masih terus dilakukan,” kata Camat Jampang Kulon Pambudi saat dihubungi sumber kemarin.
Kamis, 27 Mei 2010
Hasil PILKADA Desa Sukamulya
Dari hasil pantauan kami dan melakukan hitungan cepat, tampaknya dari 7 TPS yang ada di Desa Sukamulya pasangan MAJU rata-rata unggul.
Sementara dari hasil survei kata peneliti Rectoverso Institute, Asep Ramdan PILKADA Kabupaten Sukabumi peluang satu putaran sangat mungkin terjadi. Hal ini berdasarkan pengalaman pelaksanaan Pemilukada di daerah lain yang jumlah calonnya sama.
Dikatakan Asep Pada Pilkada Kota Sukabumi 2008, dan Pilkada Kabupaten Garut 2009, prosesnya hanya satu putaran. Ia menilai pelaksanaan Pilkada Kota Sukabumi memiliki corak perilaku pemilih yang tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Sukabumi, sementara Kabupaten Garut karena mempunyai jumlah kandidat yang sama yakni sebanyak tujuh pasangan.
Namun demikian kita harus menunggu hasil akhir dari KPU.
Pasangan MAJU Rata-rata unggul
Dari hasil pantauan kami dan melakukan hitungan cepat, tampaknya dari 7 TPS yang ada di Desa Sukamulya pasangan MAJU rata-rata unggul.
Sementara dari hasil survei kata peneliti Rectoverso Institute, Asep Ramdan PILKADA Kabupaten Sukabumi peluang satu putaran sangat mungkin terjadi. Hal ini berdasarkan pengalaman pelaksanaan Pemilukada di daerah lain yang jumlah calonnya sama.
Dikatakan Asep Pada Pilkada Kota Sukabumi 2008, dan Pilkada Kabupaten Garut 2009, prosesnya hanya satu putaran. Ia menilai pelaksanaan Pilkada Kota Sukabumi memiliki corak perilaku pemilih yang tidak jauh berbeda dengan Kabupaten Sukabumi, sementara Kabupaten Garut karena mempunyai jumlah kandidat yang sama yakni sebanyak tujuh pasangan.
Namun demikian kita harus menunggu hasil akhir dari KPU.
Sumber :sumber
Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sedang melaksanakan pencoblosan cabup-cawabup hari ini Kamis (27/5) 2010 serentak diseluruh Kabupaten Sukabumi. Dari sekitar 2,5 juta penduduk kabupaten terluas se-Jawa dan Bali ini, warga yang mempunyai hak pilih sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.635.696 orang.
Ketua Pokja Logistik KPU Kabupaten Sukabumi, Deden Moch Ichsan, mengatakan semua logistic untuk kebutuhan pencoblosan pada hari H sudah selesai didistribusikan dengan pengawalan yang ketat.
Menurutnya, jumlah kotak suara yang disiapkan mencapai 3.829, masing-masing TPS satu kotak suara.
Sementara itu, pada pilkada Kabupaten Sukabumi pesertanya diikuti tujuh kandidat. ketujuh pasang cabup cawabup Sukabumi itu yakn :
1. Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP, PAN, dan Gerindra).
2. Azis Mien Alamsyah-Herwan Nugraha (independen).
3. Sukmawijaya-Akhamd Jajuli.
4. Asep Setiawan-Dadang Eka Widianto (PPP plus 13 parpol non parlemen).
Sedangkan Usungan Partai Demokrat :
5. Ucok Haris Maulana Yusuf-Sadili Samsudin.
6. Marwan Hamami-Usman Effendi. Terakhir.
7. Dayat Wiranta-Karmas Supermas.
1.635.696 Warga Sukabumi Pilih Bupati dan Wakil Bupati
Sumber :sumber
Warga Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat sedang melaksanakan pencoblosan cabup-cawabup hari ini Kamis (27/5) 2010 serentak diseluruh Kabupaten Sukabumi. Dari sekitar 2,5 juta penduduk kabupaten terluas se-Jawa dan Bali ini, warga yang mempunyai hak pilih sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.635.696 orang.
Ketua Pokja Logistik KPU Kabupaten Sukabumi, Deden Moch Ichsan, mengatakan semua logistic untuk kebutuhan pencoblosan pada hari H sudah selesai didistribusikan dengan pengawalan yang ketat.
Menurutnya, jumlah kotak suara yang disiapkan mencapai 3.829, masing-masing TPS satu kotak suara.
Sementara itu, pada pilkada Kabupaten Sukabumi pesertanya diikuti tujuh kandidat. ketujuh pasang cabup cawabup Sukabumi itu yakn :
1. Hasymi Romli-Iman Adinugraha (PDIP, PAN, dan Gerindra).
2. Azis Mien Alamsyah-Herwan Nugraha (independen).
3. Sukmawijaya-Akhamd Jajuli.
4. Asep Setiawan-Dadang Eka Widianto (PPP plus 13 parpol non parlemen).
Sedangkan Usungan Partai Demokrat :
5. Ucok Haris Maulana Yusuf-Sadili Samsudin.
6. Marwan Hamami-Usman Effendi. Terakhir.
7. Dayat Wiranta-Karmas Supermas.
Untuk Desa Sukamulya dimulai pukul 7 wib serentak pencoblosan, dan hampir disemua TPS para pencoblos masih sedikit.
Seperti Pemilu yang sudah-sudah bahwa masyarakat yang memilih datang selalu disiang hari, sedangkan bilik suara hanya 2 bilik yang diberikan oleh KPU, namun demikian KPU dan PPK memberikan jalan keluar dengan membolehkannya setiap TPS menggunakan bilik-bilik suara dari kardus-kardus, yang intinya demi suksesnya PILKADA 2010 ini.
Untuk yang ingin mengetahui hasil khusus Desa Sukamulya, tetaplah untuk mengikuti sukamulya blog atau bisa juga di jejaring Facebook Sukamulya Itu Desaku atau gabung di Selamat Datang Di Sukamulya
Serentak di 7 TPS Mulai Pencoblosan
Untuk Desa Sukamulya dimulai pukul 7 wib serentak pencoblosan, dan hampir disemua TPS para pencoblos masih sedikit.
Seperti Pemilu yang sudah-sudah bahwa masyarakat yang memilih datang selalu disiang hari, sedangkan bilik suara hanya 2 bilik yang diberikan oleh KPU, namun demikian KPU dan PPK memberikan jalan keluar dengan membolehkannya setiap TPS menggunakan bilik-bilik suara dari kardus-kardus, yang intinya demi suksesnya PILKADA 2010 ini.
Untuk yang ingin mengetahui hasil khusus Desa Sukamulya, tetaplah untuk mengikuti sukamulya blog atau bisa juga di jejaring Facebook Sukamulya Itu Desaku atau gabung di Selamat Datang Di Sukamulya
Selasa, 25 Mei 2010
Sumber :poskota
Ratusan kader Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri TNI/Polri (GM FKPPI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membagi-bagikan bunga dan kaos kepada sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Raya Cisaat, Kamis (13/5) siang.
Kegiatan tersebut merupakan bukti dukungan GM FKPPI kepada pasangan cabup cawabup, Sukmawijaya (incumbent) - Akhmad Jajuli (MAJU).
“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk mengkampanyekan MAJU. Kebetulan hari ini merupakan jatah MAJU untuk berkampanye,” kata Ketua GM FKPPI Kabupaten Sukabumi, Hidayat Juni Wardana kepada sumber.
Disebutkan Hidayat, kegiatan ini merupakan rangkain kegiatan dari GM FKPPI untuk suksesi MAJU. Sebelumnya, GM FKPPI sudah menggelar berbagai kegiatan simpati seperti bhakti social dan gotong royong.
Hidayat mengaku optimis, pasangan nomor urut 3 ini akan mampu memenangkan Pilkada Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, dari hasil survey ke lapangan, mayoritas warga masih mempercayai Sukmawijaya untuk memimpin lima tahu ke depan.
Ketua Tim Pemenangan MAJU GM FKPPI, Dedi Supriadi menjelaskan, kegiatan social yang dilakukan GM FKPPI untuk menyukseskan MAJU telah menyebarkan sedikitnya 600 zak semen ke setiap kecamatan.
“Semua bantuan tersebut dikhususkan untuk perbaikan sarana umum. Tentunya kegiatan itu juga sekaligus mengkampanyekan MAJU kepada semua elemen,” terangnya.
Sementara itu, kegiatan pembagian bunga dan kaos kepada sejumlah pengendara juga menarik perhatian warga sekitar. Dengan diselingi hiburan musik, antuias warga semakin banyak.
Dukung Incumbent, GM FKPPI Sebar Bunga dan Kaos
Sumber :poskota
Ratusan kader Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri TNI/Polri (GM FKPPI) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membagi-bagikan bunga dan kaos kepada sejumlah pengendara yang melintas di Jalan Raya Cisaat, Kamis (13/5) siang.
Kegiatan tersebut merupakan bukti dukungan GM FKPPI kepada pasangan cabup cawabup, Sukmawijaya (incumbent) - Akhmad Jajuli (MAJU).
“Kegiatan ini merupakan upaya kami untuk mengkampanyekan MAJU. Kebetulan hari ini merupakan jatah MAJU untuk berkampanye,” kata Ketua GM FKPPI Kabupaten Sukabumi, Hidayat Juni Wardana kepada sumber.
Disebutkan Hidayat, kegiatan ini merupakan rangkain kegiatan dari GM FKPPI untuk suksesi MAJU. Sebelumnya, GM FKPPI sudah menggelar berbagai kegiatan simpati seperti bhakti social dan gotong royong.
Hidayat mengaku optimis, pasangan nomor urut 3 ini akan mampu memenangkan Pilkada Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, dari hasil survey ke lapangan, mayoritas warga masih mempercayai Sukmawijaya untuk memimpin lima tahu ke depan.
Ketua Tim Pemenangan MAJU GM FKPPI, Dedi Supriadi menjelaskan, kegiatan social yang dilakukan GM FKPPI untuk menyukseskan MAJU telah menyebarkan sedikitnya 600 zak semen ke setiap kecamatan.
“Semua bantuan tersebut dikhususkan untuk perbaikan sarana umum. Tentunya kegiatan itu juga sekaligus mengkampanyekan MAJU kepada semua elemen,” terangnya.
Sementara itu, kegiatan pembagian bunga dan kaos kepada sejumlah pengendara juga menarik perhatian warga sekitar. Dengan diselingi hiburan musik, antuias warga semakin banyak.
Satu hari menjelang berlangsunya PILKADA kabupaten Sukabumi, hari selasa dari pagi sampai sore hari di kantor PPK Kecamatan mulai sibuk, diantaranya persiapan untuk hari H dengan mengundang ketua dan anggota PPS dan KPPS.
Sosialisasi dalam pelaksanaan PILKADA kamis lusa pada khususnya PPK mensosialisasikan tentang sah dan tidak sahnya dalam pencoblosan gambar calon-calon, begitu juga dengan KPPS Desa Sukamulya tadi siang mulai pukul 11.00 disosialisasikannya sebagai mana hal tersebut.
Mulai dilibatkannya para PAMSUNG untuk menjaga kotak suara nanti, tidak terkecuali PAMSUNG dari Desa Sukamulya juga mulai disibukan, dan inilah daftar PAMSUNG Desa Sukamulya di setiap TPS :
TPS I : Opan dan Idim
TPS II : Dindin dan Koyudin
TPS III : Oban Dudu
TPS IV : Edi dan Pandi
TPS V : Sahrudin dan Aan
TPS VI : Kandi dan Jujum
TPS VII : Saman dan Usep
hari-hari menjelang PILKADA
Satu hari menjelang berlangsunya PILKADA kabupaten Sukabumi, hari selasa dari pagi sampai sore hari di kantor PPK Kecamatan mulai sibuk, diantaranya persiapan untuk hari H dengan mengundang ketua dan anggota PPS dan KPPS.
Sosialisasi dalam pelaksanaan PILKADA kamis lusa pada khususnya PPK mensosialisasikan tentang sah dan tidak sahnya dalam pencoblosan gambar calon-calon, begitu juga dengan KPPS Desa Sukamulya tadi siang mulai pukul 11.00 disosialisasikannya sebagai mana hal tersebut.
Mulai dilibatkannya para PAMSUNG untuk menjaga kotak suara nanti, tidak terkecuali PAMSUNG dari Desa Sukamulya juga mulai disibukan, dan inilah daftar PAMSUNG Desa Sukamulya di setiap TPS :
TPS I : Opan dan Idim
TPS II : Dindin dan Koyudin
TPS III : Oban Dudu
TPS IV : Edi dan Pandi
TPS V : Sahrudin dan Aan
TPS VI : Kandi dan Jujum
TPS VII : Saman dan Usep
Kamis, 20 Mei 2010
Kemarin tgl. 19 Mei 2010 PPK Kecamatan telah membagikan berkas untuk persiapan PILKADA yang akan digelar 27 Mei tepatnya 8 hari dari saat dibagikan berkas-berkas ke 9 Desa yang ada di Kecamatan Caringin.
Kesuksesan ingin diraih, inilah harapan PPK Kecamatan karena bila KPPS sukses maka PPS dan PPK akan sukses juga.
Semoga PILKADA 27 Mei nanti akan menjadi sukses tersendiri untuk PPK kecamatan dan semoga juga tidak akan ada hambatan-hambatan untuk PILKADA yang tinggal menunggu hari.
Sukseskan PILKADA ……!!!
PPK bagikan berkas
Kemarin tgl. 19 Mei 2010 PPK Kecamatan telah membagikan berkas untuk persiapan PILKADA yang akan digelar 27 Mei tepatnya 8 hari dari saat dibagikan berkas-berkas ke 9 Desa yang ada di Kecamatan Caringin.
Kesuksesan ingin diraih, inilah harapan PPK Kecamatan karena bila KPPS sukses maka PPS dan PPK akan sukses juga.
Semoga PILKADA 27 Mei nanti akan menjadi sukses tersendiri untuk PPK kecamatan dan semoga juga tidak akan ada hambatan-hambatan untuk PILKADA yang tinggal menunggu hari.
Sukseskan PILKADA ……!!!
Sabtu, 15 Mei 2010
Sumber :mediaindonesia
Artis cantik Ayu Azhari siap menjadi juru kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang diusung Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (USAHA).
"Insya Allah saya siap jadi jurkam, bila Pak Ucok menginginkannya," katanya kepada wartawan saat melakukan pertemuan dengan pasangan calon bupati Sukabumi, Ucok Haris Maulana, di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kemarin.
Menurut dia, program-program yang diluncurkan oleh pasangan nomor urut lima itu sangat bagus dan sesuai dengan keinginannya dalam membangun wilayah Sukabumi, seperti pembuatan KTP gratis, pendidikan gratis bagi SMA sederajat, kesehatan gratis, dan pemberian izin investasi gratis.
"Untuk membangun wilayah Sukabumi tidak harus melalui perahu politik PDI Perjuangan, namun lewat partai apa pun bisa. Saya tidak sakit hati karena saya tidak terpilih menjadi calon wakil bupati dari PDIP," katanya ketika ditanya tentang peralihannya dari perahu PDIP ke Demokrat.
Selain itu, kedekatan dirinya dengan Partai Demokrat memang sejak beberapa tahun lalu terjalin, sebelum mengajukan diri ke PDIP sebagi calon wakil bupati Sukabumi.
"Intinya, saya ingin mengabdikan diri untuk warga Kabupaten Sukabumi. Kemungkinan, saya dengan pak Ucok sudah ada kecocokan, sehingga saya mau menjadi jurkamnya," katanya.
Ayu mengakui, setelah dirinya tidak menjadi calon wakil bupati Sukabumi dari PDIP, dirinya banyak sekali tawaran untuk menjadi calon kepala daerah di tempat lain.
"Permintaannya tersebut saya tolak karena saya tidak mau berpindah-pindah untuk berpolitik. Saya sudah punya komitmen untuk
memajukan Kabupaten Sukabumi," ucapnya.
Pasangan calon bupati Sukabumi, Ucok Haris Maulana, mengatakan, pihaknya sudah ada kesepakatan moral dengan Ayu Azhari, terutama program-program yang digulirkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program-program yang digulirkan kepada kami, ternyata sesuai dengan keinginan mba Ayu untuk membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi," katanya. Ucok mengatakan, menjadikannya Ayu sebagai jurkam dari partainya, salah satunya untuk mendongkrak suara dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang digelar pada 27 Mei 2010 nanti.
"Kalau kami menang, maka kami akan menjadikan Ayu Azhari sebagai staf ahli di bidang investasi, internasional, seni, budaya, pariwisata dan pemberdayaan perempuan," katanya seraya berharap Kabupaten Sukabumi akan lebih maju lagi dengan keberadaan Ayu Azhari nantinya.
Ayu Azhari Siap jadi Jurkam "USAHA"
Sumber :mediaindonesia
Artis cantik Ayu Azhari siap menjadi juru kampanye pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi yang diusung Partai Demokrat, Ucok Haris Maulana-Sadili Samsudin (USAHA).
"Insya Allah saya siap jadi jurkam, bila Pak Ucok menginginkannya," katanya kepada wartawan saat melakukan pertemuan dengan pasangan calon bupati Sukabumi, Ucok Haris Maulana, di Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kemarin.
Menurut dia, program-program yang diluncurkan oleh pasangan nomor urut lima itu sangat bagus dan sesuai dengan keinginannya dalam membangun wilayah Sukabumi, seperti pembuatan KTP gratis, pendidikan gratis bagi SMA sederajat, kesehatan gratis, dan pemberian izin investasi gratis.
"Untuk membangun wilayah Sukabumi tidak harus melalui perahu politik PDI Perjuangan, namun lewat partai apa pun bisa. Saya tidak sakit hati karena saya tidak terpilih menjadi calon wakil bupati dari PDIP," katanya ketika ditanya tentang peralihannya dari perahu PDIP ke Demokrat.
Selain itu, kedekatan dirinya dengan Partai Demokrat memang sejak beberapa tahun lalu terjalin, sebelum mengajukan diri ke PDIP sebagi calon wakil bupati Sukabumi.
"Intinya, saya ingin mengabdikan diri untuk warga Kabupaten Sukabumi. Kemungkinan, saya dengan pak Ucok sudah ada kecocokan, sehingga saya mau menjadi jurkamnya," katanya.
Ayu mengakui, setelah dirinya tidak menjadi calon wakil bupati Sukabumi dari PDIP, dirinya banyak sekali tawaran untuk menjadi calon kepala daerah di tempat lain.
"Permintaannya tersebut saya tolak karena saya tidak mau berpindah-pindah untuk berpolitik. Saya sudah punya komitmen untuk
memajukan Kabupaten Sukabumi," ucapnya.
Pasangan calon bupati Sukabumi, Ucok Haris Maulana, mengatakan, pihaknya sudah ada kesepakatan moral dengan Ayu Azhari, terutama program-program yang digulirkannya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Program-program yang digulirkan kepada kami, ternyata sesuai dengan keinginan mba Ayu untuk membangun Kabupaten Sukabumi lebih baik lagi," katanya. Ucok mengatakan, menjadikannya Ayu sebagai jurkam dari partainya, salah satunya untuk mendongkrak suara dalam pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) yang digelar pada 27 Mei 2010 nanti.
"Kalau kami menang, maka kami akan menjadikan Ayu Azhari sebagai staf ahli di bidang investasi, internasional, seni, budaya, pariwisata dan pemberdayaan perempuan," katanya seraya berharap Kabupaten Sukabumi akan lebih maju lagi dengan keberadaan Ayu Azhari nantinya.
