Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Kamis, 12 September 2013

BLSM, ADD dan PBB

Salam jumpa dan semoga sahabat semua selalu ada dalam lindungan Allah SWT, mohon maaf sehubungan dengan jarangnya menengok blog ini bagaimanapun tanpa kunjungan dari sahabat semua blog ini tidak ada apa-apanya.
Ketika saya tulis artikel ini, warga desa sukamulya yang mendapat Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sudah dapat bagian pencairan pertama kalinya. Adapun pencairan tersebut berlokasi di kantor kecamatan caringin pada hari rabu (11-9-2013).
Sukamulya yang memiliki Rumah Tangga Sejahtera (RTS) 350 jiwa sudah bisa menikmati kembali uang sebesar Rp. 300 ribu.
Pada pencairan rabu kemarin tidak terlalu kesulitan karena RTS yang 350 jiwa tersebut sudah memegang kartu BLSM dimana mereka hanya mempersiapkan potocopy KK dan KTP.
Dari 350 jiwa tersebut ada 5 kartu belum diberikan karena dari 5 kartu tersebut warganya ada yang meninggal dan pindah, dan dari 5 kartu tersebut sedang dalam proses pemindahan kepada yang berhak menerima.
Dari hasil survei banyak masyarakat yang ketergantungan pada BLSM yang akhirnya mereka malas untuk mencari nafkah karena dengan harapan akan ada lagi pembagian BLSM berikutnya, juga banyaknya warga yang sudah menerima BLSM untuk membayar utang.
Dengan data yang tidak sesuai harapan masih ada warga yang kaya mendapat kartu BLSM dan diambilnya.
Hasil analisa perbandingan antara BLSM, ADD dan PBB ternyata perbedaannya sungguh sangat jauh.
Untuk satu kali pencairan BLSM di sukamulya 350 jiwa x 300 ribu = 105 juta, sedangkan untuk Alokasi Dana Desa (ADD) dalam setahun sebesar 236.585.344 rupiah untuk tahun 2013 ini, jika dihitung-hitung hanya 2 x pencairan BLSM untuk ADD satu tahun.
sedangkan PBB tahun 2013 ini untuk sukamulya sebesar kurang lebih 47 juta, jadi bila dihitungkan dengan dana BLSM hanya seperenam dari penerima BLSM, bila PBB dengan 47 juta untuk satu tahun sedangkan BLSM dengan 105 juta untuk satu kali pencairan.

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial