Terimakasih telah berkunjung ke Blog desa Sukamulya, Informasi seputar Desa

Senin, 27 Februari 2012

Belum Siapnya E-KTP

Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcasip) Kabupaten Sukabumi resah. Pasalnya, peralatan program kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) sampai kemarin masih belum tersedia alias belum dikirim dari pemerintah pusat. Peralatan yang belum diterima itu antara lain alat sidik jari, sensor retina mata, dan tanda tangan.
Dikhwatirkan, akibat belum tersedianya alat e-KTP, target program e-KTP di kabupaten berpenduduk 2,6 juta yang ditarget tuntas Maret 2012, terancam molor. Disdukcasip pun kembali menargetkan, program e-KTP bisa tuntas pada Oktober 2012.
“Kami merasa cukup resah juga dengan keterlambatan ini dan kami berharap pemerintah pusat bisa cepat mengirim peralatan tersebut untuk mempercepat pelaksanaan progam e-KTP, karena penduduk Kabupaten Sukabumi sangat banyak belum lagi harus menjangkau ke pelosok terpencil yang tentu membutuhkan waktu yang lama,” kata Kepala Bidang Informasi Kependudukan, Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Iwan Kusdian kepada Radar di ruang kerjanya kemarin.
Kendati dirundung resah, Iwan tetap mengaku optimis apabila target e-KTP di Kabupaten Sukabumi bisa rampung di Oktober 2012. Sebab, meskipun belum jelas pelaksanaannya, disdukcapil tetap melakukan persiapan seperti melaksanakan pelatihan kepada operator yang bertugas di setiap kecamatan dan gencar melakukan sosialisasi kepada kalangan masyarakat terutama para perangkat kecamatan, desa sampai tingkat RW.
Keyakinan tersebut tegas Iwan setelah pihaknya menghitung rumus dengan rincian data jumlah warga Kabupaten Sukabumi yang wajib membuat KTP yakni sebanyak 1,8 juta orang dibagi 210 hari dibagi 190 operator e-KTP di tiap kecamatan dengan rata-rata per kecamatan melayani 180 orang perhatinya.”Kami optimis Oktober bisa tuntas, asal di sini juga ada kesadaran tinggi dari masyarakat dan semua pihak untuk menyukseskan program e-KTP,”pungkasnya.
 
Sumber radarsukabumi

Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Ditunggu partisipasinya

Headline Editorial